Mentri Kesehatan RI Melalui Dinkes Gayo Lues Keluarkan Surat Kepada Pihak Rumah Sakit Faskes Tentang Larangan Obat Sirup

NusaOne.Com|Gayo Lues – Mentri Kesehatan RI Melalui Dinas Kesehatan Kab. Gayo Lues, Keluarkan Surat Tentang Larangan Kepada Rumah Sakit, Fasilitas Kesehatan “Faskes” Agar Menghentikan Sementara Pemberian Obat Cair (sirup-red), Pasalnya, Himbauan Pemberian Obat Sirup Untuk Semua Penyakit Itu, Bahwa, Berdasarkan Hasil Zoom Meeting Dengan Kementerian Kesehatan RI dan BPOM Pada, Rabu (19/10) Sore, Hal ini Langsung di Sampaikan Oleh Kadis Kesehatan Gayo Lues Saat Dikonfirmasi Nusa.One-News Di Ruang Kerjanya Pada, Juma’at (21/10) Baru-Baru ini. 

Kepala Dinas Juga Menuturkan, Bahwa Mulanya Larang pemberian Obat Paracetamol Sirup Tersebut, Akan Tetapi Dalam ZOOM Meeting Hal itu Direvisi, Karena, Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak Saat ini Bukan Dari Paracetamol, Sebab, Diduga Dari Campuran Bahan Pembuat Sirup Dan ini Masih Dalam Penelitian, 

Namun, Kata Dia, Penyebab Penyakit ini Masih Misterius Dan Kini Sedang Dilakukan Ivestigasi Maupun Dalam Pendataan, Dan Apabila Ada Pasien-Pasien Dengan Gejala Demam, Kejang-Kejang, Dan Sesak Nafas Dirumah Sakit, Fasilitas Kesehatan Yang memberikan Pelayanan Kesehatan Terhadap Anak Yang Berumur 0 Hingga 18 tahun. 

Berdasarkan Hasil Kesimpulan ZOOM, Kata Dia, Pihak Kementrian Kesehatan RI Menghimbau Untuk Sementara Waktu Jangan Diberikan Obat-Obat Yang Berbentuk Sirup, Sebab, Hasil ZOOM itu Telah Kita Beritahukan Via Seluler dan WhatsApp Kepada Seluruh Para Dokter Spesialis Anak, Rumah Sakit, Faskes Dan Ikatan Bidan Indonesi (IBI) Cab. Gayo Lues,  Pasalnya, Penggunaan Obat Berbentuk Sirup Diberhentikan Sementara Waktu, Ungkapnya Kadis.

Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor: SR.01.05/II/3461/2022, Hal Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal Pada Anak.

Sementara itu, Sejak Ditetapkannya Kejadian Luar Biasa (KLB) Atas Penyakit itu, Sampai Saat ini di Kota Langsa Belum Ditemukannya Penyakit Gagal Ginjal Akut Pada Anak. “Tim kami telah Melakukan Pendataan Dan Belum Ditemuka, Dan Mudah-mudahan Gayo Lues Terbebas Dari Penyakit Itu, Ujarnya Riadus Salihin.SKM.(Arachan) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *