NusaOne.com | Aceh Selatan – Sekretaris Daerah (sekda) Aceh Selatan Cut Syazalisma, S.STP menyambut kedatangan Kepala Badan Narkotika Nasional Aceh Brigjen Pol Ir. Sukandar MM, dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Aceh Selatan.
Kunjungan Kepala BNN Aceh bersama ibu dan rombongan Kepala BNN Kabupaten Kota se Provinsi Aceh dimulai dengan acara sarapan pagi bersama di Aula Pendopo Bupati Aceh Selatan, Rabu (15/02).
Pada kesematan itu Sekda Cut Syazalisma menyampaikan, InsyaAllah baru-baru ini berkat kerjasama yang kuat antara Kajari bersama unsur forkopimda dan Bupati, berkeinginan besar untuk membuat suatu terobosan sebagaimana telah di instruktursi kan oleh kajati Aceh, yakni Balai rehabilitasi Napza Adhyaksa yang bekerjasama dengan yayasan pintu hijrah.
” Ini adalah bagian terobosan, kepada kami di amanah kan tahun-tahun kedepan wajib jadi prioritas terhadap pelaksanaan dalam pembinaan rehab kepada generasi muda yang sudah terbawa ke golongan-golongan dunia yang tidak pada benarnya, ” kata Sekda.
Dalam kunjungannya Kepala BNN Aceh Brigjen Pol Ir. Sukandar MM menyampaikan, narkoba itu bentuknya bisa padat maupun cair dan distimulasi menjadi uang, itulah yang akan digunakan sebagai stimulan dari sabu-sabu, barang ini tidak diproduksi di Aceh, tetapi datangnya dari luar negeri.
” Kebetulan kemarin bulan januari saja sudah tertangkap oleh BNN provinsi itu sebesar 9 kg, lalu dibagi 1 gram dikonsumsi 5 orang dan itu yang sudah paket segar, kalau paket hemat 1 gram bisa dikonsumsi 10 orang, kalau kita pakai konversi 5 orang 1 gram, kalo 9 kg itu 9.000 gram dikali 5 maka 45.000 orang terselamatkan ” jelas Kepala BBN Propinsi.
Bukan hanya itu saja, polda Aceh pun menangkap sekitar 20 kg, mabes polri 140 kg, Angkatan Laut Lhokseumawe itu 45 kg, jadi memang daerah Aceh ini terutama di wilayah timur, semenanjung timur, itu betul-betul berperan terhadap masuknya narkotika dari luar.
” Aceh Selatan termasuk daerah penyerapan, meskipun kecil, walau penggunaan nya hanya beberapa gram, untuk itu kita menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk deteksi dini narkoba, ” harap Brigjen Pol Ir. Sukandar MM.
langkah-langkah yang sudah kita jalani adalah deteksi dini kepada seluruh ASN serta ibu-ibu PKK, narkoba itu sangat berpengaruh bagi manusia, pengaruh nya tidak memandang tempat, gender maupun status sosial masyarakat.(zasrial)
Kepala BNN Aceh : Aceh Selatan termasuk wilayah penyerapan Narkoba walau kecil







