DPW Jasa Aceh Barat Kecam Oknum Meminta Proyek Atas Nama Jasa

NusaOne.com | Aceh Barat – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (DPW-JASA) Aceh Barat, Muksal Azza mengecam pihak oknum-oknum tertentu wilayah Meulaboh yang meminta-minta proyek atas nama JASA.

Menurutnya, hal itu dilakukan tampa sepengetahuan JASA dan sudah menyalahi aturan, apalagi terkait untuk minta-minta proyek.

“Tindakan oknum tersebut membawa nama JASA untuk meminta proyek pada pengusaha untuk kepentingan mereka, hal ini jelas memperburuk citra JASA di Aceh dan kami mengecam oknum tersebut,” ungkap Muksal kepada Media melalui Whatsapp, Kamis (8/6/23).

Muksal menyebutkan, tindakan ini sudah lama berlangsung bahkan semakin merajalela di wilayah Meulaboh. Hal ini juga sangat bertolak belakang apa yang menjadi impian dan harapan JASA kedepan.


“Sikap oknum ini mencoreng nama baik KPA dan JASA, bahkan dapat merusak hubungan baik antara JASA dengan pemerintah, pengusaha dan masyarakat Aceh Barat. Seharusnya darah perjuangan itu sama-sama kita jaga dengan nilai moral dan etika, jangan sampai merugikan pihak lain, “tuturnya.

Ia juga meminta kepada H Muzakir Manaf (Mualem) untuk segera mengambil tindakan tegas atas tindakan oknum-oknum tersebut, karena dinilai merugikan orang lain dan membuat nama JASA wilayah Aceh Barat tercoreng.

Disamping itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) JASA wilayah Pante Cermen Rizki Maulana Putra juga membenarkan hal demikian, pasalnya tindakan oknum tersebut sudah tidak bisa ditoleransi lagi karena sudah diluar batas kewajaran.

“Jika hal ini terus dibiarkan, ditakutkan Citra KPA dan JASA semakin buruk ditengah-tengah masyarakat Aceh. Jangan sampai sikap oknum tersebut membuat hubungan Aneuk JASA dengan KPA tidak baik, padahal kita masih dalam satu wadah perjuangan, ” Kata rizki.

Ia berharap kepada Mualem untuk segera mengambil tindakan tegas atas oknumnya yang berbuat diluar batas kewajaran. Tutupnya. (Y)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *