NusaOne.com | Aceh Timur — Instalasi Pengolahan Tinja Pabrik Pengolahan Tinja yang berada di Desa Matang, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, kondisinya menyedihkan.
Hal itu karena sejak selesai dibangun dengan menelan anggaran milyaran rupiah yang bersumber dari dana otonomi khusus tahun 2016, belum difungsikan hingga kini.
Geuchik atau Kepala Desa Gampong Matang, Abdul Hamid kepada NusaOne.com mengatakan, sampai sekarang, pembangunan Instalasi Pengolahan Tinja tersebut terkesan sia-sia.
Menurutnya, jika pemerintah kabupaten belum sempat mengoptimalkan Instalasi Pengolahan Tinja tersebut, pihaknya mengusulkan agar aset tersebut diserahkan kepada pihak desa untuk dioptimalkan pemanfaatannya dan berguna bagi masyarakat.
“Pabrik pengelohan tinja yang di bangun dalam wilayah saya sejak 2016 sampai sekarang tidak berproduksi sama sekali, terkesan mubazir. Saya mengusulkan kepada pemerintah agar asset tersebut diserahkan ke desa dan saya jamin dengan segenap kemampuan desa pabrik itu akan dioptimalkan semaksimal mungkin,” ujar pria yang karib disapa Abi Julok ini, Minggu (26/2/2023).
Dia juga menyayangkan asset yang sedemekian penting dibiarkan terbengkalai tanpa fungsi.
Karenanya, Abi Julok berharap seandainya pun pemerintah tidak bersedia menyerahkan aset tersebut kepada pihak desa, pemerintah sebaiknya melanjutkan pembangunannya hingga selesai.
“Sehingga Instalasi Pengolahan Tinja tersebut dapat berproduksi. Disamping dapat menampung tenaga kerja, juga dapat mrngatasi kelangkaan pupuk yang selama ini dihadapi petani,” tutup Abi Julok.(Jufri)







